Dari sekian banyak usaha dan bisnis yang ada di pasaran,
bisnis makanan dan minuman
atau biasa disebut bisnis kuliner memiliki peminat yang cukup tinggi.
Hal ini ditandai dengan makin banyaknya pebisnis makanan yang
bermunculan dan betebaran di mana-mana, mulai dari pedagang jajanan,
makanan tradisional, pedagang kaki lima, kafe, restoran atau rumah
makan, hingga bisnis catering rumahan. Peluang usaha dan bisnis kuliner
ini memang cukup menjanjikan sebagai ladang usaha baik di perkotaan
maupun pedesaan. Membuka dan menjalankan bisnis kuliner dapat dilakukan
oleh siapa saja, ibu rumah tangga, karyawan, pns, ataupun latar belakang
profesi lainnya, baik perorangan ataupun kelompok, semua dapat membuka
dan menjalankan usaha kuliner. Namun dengan menjamurnya industri kuliner
ini, tentu membuat persaingan menjadi semakin ketat. Tingkat hambatan
dan kesulitan dalam bertumbuh juga menjadi lebih tinggi. Tentunya untuk
dapat bertahan, kita harus mempersiapkan secara matang serta memiliki
keunggulan yang tidak dimiliki oleh kedai kuliner lain. Lalu bagaimana
cara sukses membuka dan menjalankan bisnis kuliner? Simak tips berikut.
Cara sukses membuka usaha yang pertama. Miliki modal awal untuk
usaha Anda. Tentukan berapa modal yang akan Anda investasikan untuk
membuka dan menjalankan bisnis makanan Anda. Baik untuk modal sewa
tempat, membayar biaya listrik, karyawan, bahan baku harian, sabun,
pajak, maupun biaya ijin usaha Anda. Perhitungkan dengan matang antara
modal, pengeluaran, pendapatan harian, agar Anda dapat mengestimasi
kapan Anda dapat balik modal. Modal tidak selalu berasal dari kantong
sendiri. Anda dapat mengajak teman untuk patungan modal dan bagi hasil.
Tipsnya sebaiknya buat perjanjian tentang pembagian tugas dan hasil
usaha untuk menghidari masalah dikemudian hari. Selain itu Anda juga
dapat melakukan pinjaman dana ke bank. Tipsnya rajinlah membuat laporan
keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, maupun aset yang Anda miliki
untuk membantu lembaga keuangan tersebut mengetahui perkembangan bisnis
usaha kuliner yang Anda jalankan.
Belajarlah kepada orang yang sudah sukses dan praktekan. Sebelum membuka
usaha kuliner sendiri, lebih baik sempatkan diri Anda belajar dahulu
pada ahlinya. Berbicara soal modal tidak harus selalu materi dan uang.
Dengan mengikuti seminar, pelatihan, ataupun bekerja pada orang yang
sudah lebih dulu sukses dibidang kuliner tentu juga akan menambah modal
pengetahuan bagi Anda sebelum benar-benar terjun sendiri di dunia bisnis
kuliner. Anda dapat mempelajari bagaimana cara mengolah modal, mengatur
karyawan, memasarkan produk, menjaga pelanggan, ataupun cara memutar
laba yang didapat. Tentu informasi tersebut sangat penting untuk
mengawali bisnis kuliner Anda. Miliki juga sikap pekerja keras, ulet,
telaten, tekun, disiplin, pantang menyerah, sebagai modal yang tak kalah
pentingnya.
Lakukan identifisikasi produk dan riset pasar. Dua hal tersebut sangat
penting untuk mengetahui jenis makanan dan minuman apa yang banyak
diminati orang. Lakukan identifikasi dan riset terhadap segmen yang
menjadi target market Anda. Mengingat pada usaha bisnis kuliner sering
muncul tren jenis makanan baru, berusahalah meredam ego Anda untuk
mengikuti tren tersebut. Sediakan makanan tren hanya sebagai pelengkap,
untuk membuat dagangan kuliner Anda semakin komplit. Tapi jangan jadikan
jenis makanan tren sebagai menu utama. Ketika waktu tren telah lewat,
permintaan terhadap jenis makanan ini tentu akan berkurang dan
berpotensi menimbulkan kerugian. Milikilah menu andalan dari tempat
makan Anda. Mintalah pendapat keluarga, saudara, ataupun teman-teman
mengenai cita rasa produk masakan Anda. Jangan lupa simpan rahasia dapur
dan masakan Anda sebaik mungkin.
Tips sukses menjalankan bisnis kuliner selanjutnya. Sebisa
mungkin pilih lokasi yang tepat. Berbicara bisnis kuliner tentu
berhubungan dengan perut yang lapar. Berbicara perut yang lapar biasanya
orang akan memilih lokasi tempat makan yang paling dekat dan mudah
dijangkau agar mereka dapat segera mengisi perut. Olah karena itu
pilihlah lokasi yang strategis, misalnya di sekitar perkantoran, kampus,
tempat wisata, dll tentunya dengan memperhitungkan juga modal yang Anda
miliki untuk membeli atau menyewa tempat tersebut. Terlepas dari itu,
banyak pula lokasi tempat makan yang dapat dikatakan jauh dari kata
strategis, tapi ramai dikunjungi banyak orang. Namun tentunya tempat
makan tersebut memiliki kelebihan, entah itu pada kelezatan masakan,
banyaknya pilihan variasi menu, pelayanan yang baik, kebersihan yang
terjaga, ataupun keistimewaan lain yang mampu menarik minat orang untuk
datang ke tempat mereka yang letaknya tidak strategis.
Miliki pemasok bahan baku harian. Milikilah pemasok semua bahan baku
produksi untuk dapur usaha kuliner Anda guna kelancaran proses produksi.
Dengan menjadi pelanggan dari pemasok tetap, tentu Anda dapat
memperoleh bahan baku dengan biaya yang lebih murah. Mereka tentu juga
akan membantu Anda jika suatu saat bahan baku yang Anda butuhkan langka
dipasaran. Sebaiknya miliki lebih dari satu pemasok sebagai alternatif
jika pemasok yang satu berhalangan dan tidak bisa memenuhi permintaan
bahan baku dari Anda.
Nah itulah beberapa
cara sukses membuka dan menjalankan bisnis kuliner.
Namun itu baru sebagian saja. Masih ada lanjutan dari artikel ini yang
akan mengulas tentang penggunaan jasa karyawan, bagaimana kualitas
produksi yang baik, cara memilih pasar, bagaimana promosi dan pemasaran
yang tepat, dan cara mengatur keuangan dengan baik yang saya bahas pada
artikel Sukses Memulai Peluang Usaha Makanan dan Minuman. Mari bagikan
cerita dan pengalaman Anda saat pertama
memulai bisnis kuliner yang Anda geluti dikolom komentar. Terimakasih.
sumber : http://omah-tips.blogspot.com/2014/06/cara-sukses-membuka-menjalankan-bisnis-kuliner.html